Menciptakan Desa Wisata dan Meningkatkan Produksi Pertanian

PEMBERDAYAAN. H. Muhammad Syihabuddin Romly, SE., MM, Wakil Ketua Fraksi PPP DPRD Kabupaten Tasikmalaya menampung aspirasi untuk pemberdayaan pertanian dan membangun desa wisata.

SET.DPRD – H. Muhammad Syihabuddin Romly, SE., MM, Wakil Ketua Fraksi PPP DPRD Kabupaten Tasikmalaya menampung aspirasi masyarakat dengan cara terjun langsung ke masyarakat. Dengan begitu, dia tahu kondisi dan kebutuhan masyarakat.

“Kebutuhan masyarakat itu yang saya utamakan melalui fasilitas yang tersedia. Tentunya tidak seenaknya menggunakan fasilitas tersebut sebagai anggota dewan,” kata legislator DPRD Kabupaten Tasikmalaya dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini.

Untuk mem­perjuangkan aspirasi masyarakat, H Syihabuddin juga mengajak koleganya di legislatif lainnya agar mendorong Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya merealisasikan aspirasi masyarakat.

“Bila pokir (pokok pikiran, Red) dan dana aspirasi saya tidak ada, saya mendorong agar itu bisa didorong di Badan Anggaran (Banggar). Misalnya untuk pembangunan jalan dan jembatan,” kata H Syihabuddin.
H Syihabuddin juga menyerap aspirasi masyarakat melalui reses.

Saat ini, Syihabuddin menampung keinginan masyarakat yang ingin membuat desa wisata, seperti di Desa Pasirbatang Kecamatan Manonjaya.

“Kebetulan itu sudah masuk pada pokok pikiran saya. Termasuk beberapa desa terus didorong karena ingin memiliki desa wisata,” ujar legislator dari Dapil IV ini.

Syihabuddin juga terus mem­perjuangkan peningkatan perekonomian para petani melalui peningkatan hasil pertanian. “Makanya saya terus berupaya mendorong normalisasi irigasi agar pertanian di dapil saya ini berkelanjutan, tentunya dengan hasil optimal,” ujar Syihabuddin, yang juga bertugas di Komisi III DPRD
Kabupaten Tasikmalaya menjelaskan ini.

Tokoh kelahiran Tasikmalaya, 20 April 1986 ini berkoordinasi dengan dinas terkait agar segera melakukan perbaikan-perbaikan dan normalisasi irigasi yang mengalami pendangkalan diakibatkan oleh sedimen lumpur.

“Termasuk mendorong masyarakat tidak membuang limbah rumah tangga ke aliran irigasi itu, karena air irigasi tidak hanya digunakan keperluan pertanian saja,” ujarnya menjelaskan.

Tokoh muda Tasikmalaya ini telah mengomunikasikan tentang bahaya masyarakat membuang limbah rumah tangga ke irigasi kepada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tasikmalaya.

Adapun untuk pemberdayaan masyarakat lainnya, Syihabuddin juga mendorong peningkatan perikanan khususnya dalam budidaya ikan koi dalam pemberdayaan masyarakat melalui karang taruna. “Terus mengikatkan pemberdayaan pemuda,” kata Syihabuddin menjelaskan. (ujg) (simber-Radartasik.id)

Be the first to comment

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.