Memimpin Organisasi, Membantu Masyarakat

KHARISMATIK. Di luar kesibukannya di DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Dani Fardian SIP, legislator dari Partai Golkar ini merupakan Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Tasikmalaya.

SET.DPRD – Dani Fardian SIP adalah seorang organisatoris. Di luar kesibukannya menjadi legislator DPRD Kabupaten Tasikmalaya dari Partai Golkar, tokoh Tasikmalaya ini merupakan Ketua Majelis Cabang Pemuda Pancasila Kabupaten Tasikmalaya.

Dani terus membangun Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Tasikmalaya, termasuk mengubah mindset anggotanya sehingga lebih baik lagi.
“Saat ini saya terus mengubah mindset dan pemberdayaan organisasi Pemuda Pancasila,” ujarnya, ramah.

“Mindset yang diubah itu yang tadinya otot kembali ke otak,” kata Dani menjelaskan.
Organisasi Pemuda Pancasila, kata Dani, saat ini banyak melahirkan tokoh-tokoh nasional.

Diantaranya, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI La Nyalla Mahmud Mattalitti, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid dan banyak lagi tokoh nasional, regional dan daerah lainnya. Termasuk di DPRD Kabupaten Tasikmalaya.

Dani Fardian SIP Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Tasikmalaya

Menurut tokoh kelahiran Garut, 03 November 1969 ini, saat ini dia terus membangun dan memberdayakan agar anggota Pemuda Pancasila di Kabupaten Tasikmalaya lebih berintelektual, termasuk harus dicintai dan dirindukan oleh seluruh masyarakat.

“Makanya hari ini di setiap PAC di Kabupaten Tasikmalaya, Pemuda Pancasila melaksanakan berbagai kegiatan sosial, mulai dari santunan, membatu masyarakat yang sakit, donor darah dan kegiatan bakti sosial lainnya,” kata Dani, yang juga anggota Komisi II DPRD Kabupaten Tasikmalaya ini.

Pemuda Pancasila Kabupaten Tasikmalaya, kata Dani, setiap satu bulannya melaksanakan donor darah. Langkah tersebut untuk membantu masyarakat yang membutuhkan darah.
Dia bersyukur saat ini anggota Pemuda Pancasila Kabupaten Tasikmalaya berasal dari berbagai lapisan masyarakat. Jumlahnya mencapai 7.000 anggota.

“Ditargetkan, (jumlah anggota Pemuda Pancasila Kabupaten Tasikmalaya) 15.000 pada tahun 2023 nanti. Itu dari berbagai elemen dan lapisan, karena saat ini banyak dari tokoh masyarakat termasuk kepala desa,” ujar Dani menjelaskan.

Ke depan, Dani berharap, Pemuda Pancasila di Kabupaten Tasikmalaya bisa terus berkontribusi untuk masyarakat dalam bidang sosial dan bidang lainnya.
“Mudah-mudahan masyarakat bisa terus kita bantu,” kata Dani berharap. (ujg) (sumber-Radartasik.id)

Be the first to comment

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.