Uus Disumpah Gantikan Iwan Kurniawan

DPRD Kabupaten Tasikmalaya melaksanakan Rapat Pripurna Istimewa Pengucapan Sumpah
Anggota Dewan Pengganti Antar Waktu (PAW) sisa jabatan 2014-2019 dari Fraksi Partai
Demokrat Iwan Kurniawan kepada Uus Samsul Bahri, di Ruang Rapat Paripurna.
Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya, H. Ruhimat mengatakan, PAW dilakukan berdasarkan
surat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Tasikmalaya Nomor
19/SU/DPC.PD/Kab.TSM/V/2018. Sehingga dilakukan PAW terhadap Iwan Kurniawan dari
daerah pemilihan (dapil) I dan digantikan oleh Uus Samsul Bahri yang merupakan suara
terbanyak setelah Iwan Kurniawan.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Hj. Titin Sugiartini SH, menambahkan,
sebelum dilakukan PAW ada mekanisme yang harus dilalui berdasarkan Undang-Undang
Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
Pada pasal 198 ayat (1), isinya bahwa pimpinan DPRD Kabupaten/Kota menyampaikan nama
anggota yang diberhentikan PAW dan meminta nama calon pengganti antar waktu kepada
Komisi Pemilihan Umum (KPU) daerah Kabupaten/Kota.
Kemudian, pada ayat (2) KPU daerah Kabupaten/Kota menyampaikan nama calon pengganti
antar waktu berdasarkan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 197 Ayat (1) dan
Ayat (2) kepada pimpinan DPRD Kabupaten/Kota paling lama lima hari sejak diterimanya
surat pimpinan DPRD Kabupaten/Kota.
Ketentuan tersebut, terang Titin, sesuai pula dengan peraturan DPRD Kabupaten
Tasikamalaya Nomor 1 Tahun 2016 tentang Tata Tertib (Tatib) DPRD Kabupaten
Tasikmalaya dalam pasal 113 ayat (1) dan (2). “Berkenanaan dengan hal tersebut KPU
Kabupaten Tasikmalaya telah melakukan verifikasi dan menyampaikan surat kepada
Pimpinan DPRD Kabupaten Tasikmalaya,” jelasnya.
Dengan surat Nomor 198/PY.04.1.SD/3206/KPU.Kab/VI/2018 tanggal 5 Juni 2018, perihal
pergantian antar waktu anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya dari Partai Demokrat.
“KPU Kabupaten Tasikmalaya telah meniliti berkas persyaratan calon pengganti antar waktu
atas nama saudara Uus Samsul Bahri SE dan dinyatakan telah memenuhi syarat,” terangnya.
Tahapan selanjutnya, tambah Titin, pimpinan DPRD menyampaikan surat kepada Gubernur
Jawa Barat melalui Bupati Tasikmalaya Nomor 171.3/2799/DPRD tanggal 7 Juni 2018
perihal Permohonan Peresmian Pemberhentian Anggota DPRD dan pengangkatan PAW.
Selanjutnya bupati Tasikmalaya mengusulkan kepada gubernur Jawa Barat melalui surat
Nomor S/561/Pem/VI/2018 tanggal 8 Juni 2018 perihal Permohonan Pemberhentian anggota
DPRD dan pengankatan PAW.

“Hal tersebut untuk mendapatkan keputusan tentang peresmian pemberhentian dan
pengangkatan yang bersangkutan sebagai anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya pengganti
antar waktu. Kemudian kami telah menerima keputusan gubernur Jawa Barat Nomor
171/Kep.725-Pemksm/2018 tanggal 30 Juli 2018 tentang peresmian pemberhentian antar
waktu anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya,” paparnya.
Selanjutnya, berdasarkan peraturan Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Tata Tertib (Tatib) DPRD
Kabupaten Tasikmalaya Pasal 11 Ayat (2) menyebutkan anggota dewan pengganti antar
waktu sebelum memangku jabatannya, mengucapkan sumpah/janji yang dipandu oleh ketua
atau wakil ketua DPRD dalam rapat paripurna istimewa. Kemudian, pada pasal 112 Ayat (3)
menyebutkan masa jabatan anggota DPRD pengganti antar waktu melanjutkan sisa masa
jabatan yang digantikan.
PAW ini dilakukan setelah Iwan Kurniawan diberhentikan dari jabatannya sebagai anggota
dewan karena pindah partai. Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Tasikmalaya, Ucu Asep
Dani, mengatakan PAW dan pemberhentian terhadap Iwan Kurniawan berdasarkan
perilakunya yang berpindah ke partai lain.
“Iwan lebih memilih pindah ke partai lain, sehingga kami di partai membahas hal tersebut.
Yang bersangkutan sudah pindah partai kami jelas harus menarik KTA dan memberhentikan
Iwan Kurniawan,” tegas Ucu.
Setelah KTA Iwan Kurniawan dari Demokrat ditarik maka jabatannya sebagai anggota
DPRD Fraksi Partai Demokrat harus dicopot dan diberhentikan. “Kami juga mohon maaf
kepada masyarakat atau konstituen kami di dapil 1 atas adanya kekosongan dari Fraksi Partai
Demokrat sebelumnya. Tetapi tetap program dan kegiatan di dapil I diperhatikan serta
aspirasinya diterima melalui DPC,” kata Ucu.
Ketua Fraksi Partai Demokrat Kabupaten Tasikmalaya, Ferry Willyam ST, menjelaskan,
pemberhentian merupakan sudah kebijakan partai. “Intinya setelah pemberhentian dan
pengangkatan anggota dewan baru ini bisa menambah kedekatan partai dengan masyarakat.
Termasuk nantinya bisa membawa Demokrat meraih suara terbanyak di Pileg 2019,”
harapnya.
Anggota DPRD Fraksi Demokrat pengganti antar waktu, Uus Samsul Bahri SE, mengaku
akan terus berjuang merealisasikan aspirasi masyarakat dan membesarkan partai pada hajat
demokrasi lima tahunan ini. “Secara program saya akan fokus untuk pemberdayaan generasi
muda dan peningkatan ekonomi masyarakat. Termasuk mengoptimalkan sumber daya alam,”
pungkasnya. ***

Be the first to comment

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.