Sengkarut Proyek Cisinga, Komisi 3 Dorong Kejati Tetapkan Tersangka

Menyusul penyitaan 73 dokumen proyek pembangunan jalan dan jembatan Ciawi –
Singaparna (Cisinga) Kabupaten Tasikmalaya, dan pemeriksaan sejumlah saksi, termasuk
mantan Kadis PUPR, Ketua Komisi 3 DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Asep Dzulfikri SE,
mendorong penyidik Kejati Jawa Barat segera menetapkan tersangka dalam kasus dugaan
korupsi dalam proyek tersebut.
“Kita berharap, Kejati segera menemukan benang merahnya dan menetapkan tersangkanya
dengan cepat. Agar jelas siapa terlibat dalam kasus dugaan korupsi pada proyek Cisinga yang
sejak beberapa tahun tidak pernah tuntas,” kata Asep.
Menurutnya, Komisi 3 akan terus memantau proses hukum yang sedang dilakukan oleh
aparat penegak hukum. Di samping itu juga mengawal langkah langkah pemerintah dalam
tahapan penyelesaian proyek pembangunan Cisinga.
Dinas PUPR, kata dia, harusnya segera memberikan kejelasan tentang anggaran, termasuk
mekanisme penyelesaian jalan dan jembatan Cisinga, yang bukan sekadar nyambung tetapi
layak dan bisa digunakan.
“Sementara ini, kita baru mendapat laporan dari pihak PUPR, untuk anggaran penyelesaian
Cisinga sudah diusulkan di APBD 2019, termasuk pengusulan bantuan dari provinsi. Kita
pastikan Komisi 3 fokuskan pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunannya nanti,”
ujarnya.
Ditegaskan, pemerintah harus menempatkan proyek Cisinga ini pada urutan skala prioritas
yang harus segera tuntas di tahun 2019. “Kita mencatat ada beberapa proyek mangkrak,
terutama Cisinga yang sejak tahun 2008 belum juga selesai. Diharapkan, di bawah
kepemimpinan Ase Sugianto ini tidak ada lagi proyek mangkrak,” ucap politikus PAN ini.


Be the first to comment

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.