Semarak “Tasik Motekar 2019” Meriahkan Peringatan Hari Jadi Ke-387 Kabupaten Tasikmalaya

SINGAPARNA—Peringatan Hari Jadi ke-387 Kabupaten Tasikmalaya 2019 dimeriahkan dengan gelaran “Festival Tasik Motekar 2019”. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya melangsungkannya selama 10 hari. Tepatnya tanggal 19-28 Juli 2019. Bertempat terpusat di lingkungan kantor Bupati, Jalan Raya Baypass Bojongkoneng, Singaparna.

FESTIVAL Tasik Motekar 2019 menyuguhkan bergagai pagelaran yang sangat vareatif. Mulai dari yang bernuansa tradisional-lokal hingga modern-nasional. Pagelaran yang bernuansa tradisional-lokal antara lain pencak silat, lais, beluk, bambu gila, wayang golek dan tarawangsa. Sementara pagelaran yang bersifat modern-nasional di antaranya pertunjukan musik band seperti Budi Cilok, Tasik Beat Box, dan Setia Band.

Beberapa stand untuk menyajikan berbagai macam produk lokal Tasikmalaya juga disediakan. Sebut saja misalnya kedai kopi Tasik. Kemudian dilengkapi juga dengan lomba tagoni antarkecamatan, lomba jampana hias antarkecamatan, layanan kesehatan gratis, galang donasi Dompet Dhuafa, festival hijau, dan Museum Nasional Keliling.

Untuk ornamennya sendiri, Festival Tasik Motekar 2019 dikemas dengan nuansa adat dan kebudayaan lokal. Replika dua gunungan terpasang di pintu masuk gerbang Setda. Foto-foto Bupati Tasikmalaya dari masa ke masa juga ditata dalam ornamen anyaman bambu.

Pada seremonial pembukaan Festival Tasik Motekar 2019, Sabtu (20/7/2019), di halaman Kantor Sekretaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya, Bupati Ade Sugianto berhalangan hadir. Adapun yang hadir antara lain Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian dan Pembangunan yang sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Asda II Pemkab Tasikmalaya, Safari Agustin; unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kabupaten Tasikmalaya; Kepala Museum Nasional Siswanto; Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tasikmalaya, Hj. Ai Diantani Sugianto; serta sejumlah kepala SKPD. Meskipun bupati berhalangan hadir, ia masih sempat menyampaikan sambutan secara tertulis, yang pembacaannya diwakili oleh Safari Agustin.

“Dinamika pertumbuhan pariwisata di Indonesia sangat pesat. Menyadari kondisi tersebut, Pemkab Tasikmalaya yang notabenenya merupakan daerah dengan potensi pariwisata, memandang perlunya meningkatkan sarana promosi,” demikian antara lain petikan dari sambutan bupati.

Tujuan dari gelaran Festival Tasik Motekar 2019 sendiri untuk ajang promosi potensi wisata Kabupaten Tasikmalaya. Karena itulah kemasan acaranya didominasi dengan nuansa kebudayaan—kesenian, kreativitas, dan konten hiburan lainnya. Hal ini tidak terlepas dari dorongan bahwa 40% dari wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Tasikmalaya bertujuan untuk melihat kebudayaan.

“Gelaran Festival Tasik Motekar 2019 akan menjadi satu acara unggulan rangkaian Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya. Tak hanya menjadi sarana promosi produk, Tasik Motekar juga menjadi ajang potensi promosi pariwisata yang ada di Kabupaten Tasikmalaya,” lanjut Safari.

Pada akhirnya, Pemkab Tasikmalaya berharap supaya promosi pariwisata Kabupaten Tasikmalaya terus ditingkatkan. Dengan demikian target kunjungan wisatawan—baik Nusantara maupun mancanegara—akan terus meningkat dari tahun ke tahun; sehingga impian Kabupaten Tasikmalaya sebagai salah satu kabupaten unggulan di tingkat nasional dapat benar-benar tergapai.

Be the first to comment

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.