Saran Kemendagri: Segera Isi Jabatan Wakil Bupati!

Sejak Ade Sugianto dilantik menjadi Bupati Kabupaten Tasikmalaya, belum ada yang mengisi jabatan Wakil Bupati (Wabup). Sebab Ade Sugianto, yang sebelumnya menduduki jabatan Wabup, naik takhta menjadi Bupati, menggantikan Uu Ruzhanul Ulum yang menjadi Wakil Gubernur Jawa Barat.

PELANTIKAN Ade Sugianto sebagai Bupati Tasikmalaya berlangsung di di Aula Barat Gedung Sate, Bandung; pada Senin, 13 Desember 2018. Pelantikan ini seiring dengan telah terbitnya keputusan Mendagri Nomor 131.32-8489 tahun 2018 tentang pengangkatan bupati dan pemberhentian Wakil Bupati Tasikmalaya.

Atas kekosongan jabatan tersebut, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengeluarkan intruksi supaya pemerintah daerah segera mengisi jabatan Wabup di sisa periode. Intruksi ini diterima oleh Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Arip Rachman, SE. MM.

“Saat Komisi I melakukan kunjungan kerja dan konsultasi soal pengisian jabatan Wabup, Kemendagri langsung menyampaikan soal aturan, bahwa jabatan Wabup ini harus segera diisi,” ujar Arif, seperti dikutip laman radartasikmalaya.com, Kamis, 7 Februari 2019.

Intruksi Kemendagri tersebut merupakan dasar bagi partai koalisi pengusung Uu-Ade, untuk mengusulkan dua nama calon pengisi jabatan Wabup. Namun, menurut Arip, prosesnya akan memakan waktu cukup panjang.

“Yang lama itu proses di partai, pembahasan di antara partai koalisi pengusung. Pertimbangannya bisa mulai dari penentuan figur hingga konsolidasi politik di antara mereka. Kalau proses di DPRD, paling lama juga satu minggu sudah selesai. Kemudian dilakukan pemilihan di paripurna,” lanjutnya.

Untuk mengisi jabatan Wabup ini, Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya, H. Ruhimat, bahkan dengan terang meminta bupati dan partai pengusung agar segera mengusulkan dua nama calon Wabup ke DPRD. Sebab, menurutnya, keberadaan Wabup akan saling mengisi dalam menjalankan roda pemerintahan. Baik untuk tugas di dalam maupun di luar kota.

“Komisi I sudah menyampaikan rekomendasi hasil dari kajiannya. Sudah ditindaklanjuti oleh unsur pimpinan juga. Bahkan sudah mengirimkan surat kepada eksekutif untuk segera mengusulkan nama yang akan dipilih menjadi Wabup,” tutur Ruhimat.

Seperti diketahui, Ade Sugianto berasal dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Karena itu, untuk konteks pemilihan nama calon Wabup, yang berhak mengajukan nama dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Hal tersebut diakui oleh H. Demi Hamzah Rahadian, SH. MH., selaku Ketua Fraksi PDIP Kabupaten Tasikmalaya. Bukan hanya PDIP, melainkan partai lain di luar anggota koalisi partai pengusung Ade-Uu dulu.

“Partai pendukung saat diundang hanya sebatas memberi masukan dan dorongan pada saat pemilihannya. PPP dan Golkar juga hanya memberi pandangan soal nama yang diusulkan oleh PAN dan PKS,” ujar H. Demi Hamzah Rahadian, SH. MH.

Be the first to comment

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.