Raperda Pendidikan Dasar Bukan Hanya Mengatur Pendidikan Formal

Raperda tentang penyelenggaraan pendidikan dasar di Kabupaten Tasikmalaya bukan hanya
mengatur pendidikan formal, tapi juga mengatur pendidikan nonformal dan informal,
misalnya lembaga pendidikan pesantren, madrasah dan lainnya.
“Semuanya akan diintegrasikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan peserta didik guna
membentuk karakter siswa,” kata H. Ami Fahmi, ketua Komisi IV DPRD Kabupaten
Tasikmalaya.
Selain itu, kata dia, juga mengatur pendidikan yang bersifat kemasyarakatan dan kebudayaan
sebagai muatan lokal pelajaran. Tidak menutup kemungkinan, Dinas Pendidikan bisa
melakukan tes psikologi bagi siswa. “Dengan begitu akan diketahui psikologis anak ketika
akan mengikuti ujian nasional. Tidak cukup di situ, karenan nantinya bisa ada tindak lanjut
lagi,” ungkapnya.
Diharapkan, pemerintah mampu menyelenggarakan pendidikan yang mengintegrasikan
pendidikan formal dan nonformal, sehingga berkesinambungan. Pasalnya, tujuan raperda
tersebut sebagai upaya untuk meningkatkan pendidikan bermoral, berkarakter dan lain-lain.
“Semoga pendidikan kita bisa berkualitas dan mampu menghindarkan dari kegiatan-kegiatan
negatif. Ini juga penguatan pendidikan dari berbagai sektor,” pungkasnya. ***

Be the first to comment

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.