Perekonomian di Kabupaten Tasik Masih Lemah

PEMBANGUNAN perekonomian di daerah perlu dimaksimalkan lagi. Melihat, Anggaran
Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2018 semakin melemah dari tahun ke tahun.
Malahan terjadi penurunan pendapatan. Hal tersebut, terjadi karena tidak adanya keseriusan
pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dalam mendongkrak Pendapatan Anggaran Daerah
(PAD) yang tidak melibatkan masyarakat.
“Sebetulnya banyak potensi yang mampu mendongkrak perekonomian di kita. Tidak ada
penggerak roda perekonomian masyarakat yang maksimal. Barus sebatas inisiatif masyarakat
saja kalau sekarang mah,” kata H. Ruhimat, ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya.
Padahal, kata dia, potensi di Kabupaten Tasikmalaya sangat banyak. Tapi, dibiarkan begitu
saja, tidak dikelola. Adapun alasannya karena tidak ada investor yang mau masuk ke
Kabupaten Tasikmalaya.
“Itu masih salah kitanya, kenapa kita tidak menginventarisir nilai-nilai potensi tersebut.
Kita tidak memiliki databasenya terkait itu. buktinya, pertanian tidak maskimal,
pertambangan tidak terkelola, begitupun dengan peternakan,” ungkapnya.
Sebetulnya, lanjut dia, pemerintah daerah mampu untuk mendorong perekonomian
masyarakat. Contohnya dengan mengadakan pembinaan dan pemberdayaan yang lebih
terarah dan terukur. Pemberian bantuan yang bersifat produktif.
“Sekarang petani masih melakukan dengan pola tradisional. Makanya pendapatan masyarakat
tidak meningkat. Kita belum mampu maksimal dalam memproduksi, kita baru ke mampu
untuk mengkonsumi. Itu juga masih belum cukup, kita masih impor dari kab/kota lain,”
paparnya.
Karenanya, harus terus berupaya untuk membuat terobosan-terobosan. Jangan sampai
ketinggalan satu dua langkah dari kota dan kabupaten lain. Soal pertambangan, karena tidak
ada pabrik atau tempat produksi yang membuat setengah jadi. Sehingga tambang di daerah
Kabupaten Tasikmalaya diterlantarkan, tidak dimanfaatkan.
“Dikelola tidak bisa, dijual tidak boleh akhirnya tidak dimanfaatkan. Padahal itu sangat bagus
untuk meningkatkan PAD. Soal pertanian di kita itu belum mampu mencukupi kebutuhan
masyarakat Kabupaten Tasikmalaya. Masih memerlukan pasokan dari kota lain,”
pungkasnya. ***

Be the first to comment

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.