Pengusung Pastikan Jabatan Wakil Diisi

Dua partai pengusung Uu Ruzhanul Ulum – Ade Sugianto dalam pilkada, PKS dan PAN
memastikan   jabatan wakil bupati akan diisi untuk mendampingi bupati Ade Sugianto.
Ketua DPD PKS Kabupaten Tasikmalaya, Dadi Supriadi, menjelaskan soal pengisian wakil
bupati DPD PKS bersama DPD PAN sudah melakukan pertemuan dan hasilnya sepakat
masing-masing akan mengajukan kader partai untuk menjadi wakil bupati.
Wakil bupati itu, kata Dadi, adalah jabatan strategis bagi partai pengusung. Maka dari itu
akan diambil dan siap mengusulkan kader partai PKS. Namun, untuk nama, Dadi belum bisa
menyebutkan.
Nanti, nama kader partai dari PKS yang akan didorong akan disampaikan ke bupati definitif
Ade Sugianto. “Nanti oleh bupati diusulkan ke DPRD untuk dipilih.  Kami akan ambil kursi
wakil bupati ini, pastinya partai manapun akan menggunakan kesempatan ini,” ujarnya.
Menurut Dadi, sampai dengan saat ini, dirinya belum bertemu dengan PDI Perjuangan. Masih
menunggu bupati definitif dilantik. Baru akan komunikasi baik ke PDI Perjuangan maupun
Ade Sugianto.
Ketua DPD PAN Kabupaten Tasikmalaya Daud Rifai mengungkapkan bahwa PAN bersama
PKS sudah sepakat dan memastikan jabatan wakil bupati akan diisi. “Kita akan ajukan kader
PAN dan kader dari PKS untuk menjadi wakil bupati, untuk nama belum bisa disebutkan,”
terang Daud.
Setelah bupati Ade Sugianto dilantik, nanti PAN akan menyampaikan nama kader partai
pengusung yang akan diusulkan menjadi wakil bupati.
Kabag Pemerintahan Setda Kabupaten Tasikmalaya, Ir Zaenal Purkon, menjelaskan, dalam
aturan tata tertib (Tatib) DPRD tentang tugas dan wewenang DPRD disebutkan, DPRD
berhak mengisi dan memilih jabatan bupati dan wakil bupati.
Namun, tambah Purkon, tidak ada penjelasan wajib atau ada sanksi jika wakil bupati tidak
diisi, baik dalam aturan perundang-undangan atau tatib DPRD. “Jadi tidak harus atau wajib
diisi, itu DPRD yang berhak mengangkat wakil bupati,” tandasnya. ***

Be the first to comment

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.