Pemerintah Perlu Membuat Program Terkait Peternakan

GUNA mendorong peternakan di Kabupaten Tasikmalaya, pemerintah daerah perlu membuat
program yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Misalnya dengan
menggulirkan program inseminasi buatan (IB) atau kawin suntik gratis.
“Ini perubahan dari sapi lokal dengan semen sapi unggul. Ini mampu mengembangkan
peternakan di masyarakat. Pemerintah harus mampu mendukungnya, salah satunya melalui
program IB ini,” kata H. Zaenal Hapili, anggota Komisi II DPRD Kabupaten Tasikmalaya.
Menurutnya, program tersebut bisa diwujudkan untuk mendorong upaya khusus sapi indukan
wajib bunting. Dengan begitu, setidaknya mampu mendorong peningkatan jumlah populasi
sapi, jangka panjangnya bisa untuk mendukung target swasembada daging.
“Tidak sedikitkan masyarakat yang memiliki Ssapi, namun susah memiliki anak.
Dikategorikan mandul, nah pemerintah seharusnya bisa membantu dengan program
penanganan gangguan reproduksi,” terangnya.
Selain itu, lanjut dia, pemerintah menyediakan atau melakukan perluasan terhadap hijauan
makanan ternak. Hal tersebut, dilakukan untuk memudahkan petani dalam memberikan
pakan, Sehingga tidak perlu dijaga. Ditungguin.
“Jadi bukan ke rumput lapang, melainkan pemerintah memfasilitasi dengan adanya rumput
unggulan. Efesiensinya sangat tinggi, kalau ketika  berternak sapi dengan dilepas ecara tidak
langsung kegiatan pemilik ternak akan terhambat, karena harus menjaga Sapi,” terangnya.
Kalau program tersebut berjalan, perekonomian di masyarakat pun akan meningkat. Soalnya,
selain beternak masyarakat juga bisa mempekerjakan diri dalam bidang lain.
“Kalau dengan pola ternak yang baik, artinya pemilik ternaknya punya penghasilan dari
usaha lain, hewan ternak tetap bisa makan yang punya bisa kerja sampingan.Jadi mutlak bagi
peternak harus menanam rumput,” tandasnya. ***

Be the first to comment

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.