Pembinaan Perhutani dan Dinas Kehutanan bagi Pamswakarsa

PANCATENGAH—Kawasan perhutanan menjadi area sangat vital bagi kelestarian lingkungan. Karena itulah pihak Perhutani dan Dinas Kehutanan Kabupaten Tasikmalaya begitu serius melestarikan kawasan perhutanan. Keduanya menunjukkan kepeduliannya, antara lain, dengan cara memberi pembinaan bagi setiap pihak yang dapat bersinergi dalam langkah-langkah pelestarian kawasan perhutanan.

PADA Kamis (25/4/2019), misalnya, Perhutani melalui Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) bersama Dinas Kehutanan Wilayah VI Kabupaten Tasikmalaya melangsungkan pembinaan terhadap Pasukan Pengamanan Masyarakat Swakarsa (Pamswakarsa) Desa Cibongas, Kecamatan Pancatengah, Kabupaten Tasikmalaya. Kelompok Pamswakrsa merupakan mitra Perhutani yang berada di Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Cikatomas, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Cikatomas, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Tasikmalaya.

Sebanyak 120 peserta menghadiri acara yang bertempat di Gedung Dakwah Islam (GDI) Kecamatan Pancatengah ini. Para peserta yang hadir diberi materi pengamanan hutan dan pembinaan SDM sesuai UU No. 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan. Di antaranya meliputi pengenalan jenis-jenis gangguan hutan dan peran kelompok Pamswakarsa terhadap pengamanan hutan.

Atas kehadiran Pamswakarsa Desa Cibongas, Badrujaman selaku Kepala Dinas Kehutanan Wilayah VI sangat mengapresiasi. Ia bahkan berharap kelompok yang sama juga ada di daerah-daerah lain. Pembinaan juga perlu terus dilaksanakan dan ditingkatkan agar tercipta kawasan hutan yang srategis, harmonis dan lestari.

“Masyarakat harus berperan serta dalam pengamanan hutan agar hutan menjadi aman dan terkendali, hutan kita harus dijaga oleh semua pihak,” ujarnya.

Di pihak lain, Administratur Perhutani KPH Tasikmalaya Benny Suko Triatmoko menjelaskan, bahwa salah satu strategi pengamanan hutan dan penegakan hukum terhadap gangguan keamanan hutan mesti mengacu pada beberapa aspek keamanan hutan. Antara lain soal penggembalan liar, pencurian pohon, bibrikan dan kebakaran hutan. Perhutani sendiri mendukung diadakannya Pamswakarsa oleh masyarakat  agar hutan terjaga kelestariannya.

“Perlindungan dan pengamanan hutan harus selaras dan sejalan dengan aturan yang berlaku agar tercipta kawasan hutan yang mandiri dan dinamis. Oleh sebab itu, dalam hal ini, Perhutani Tasikmalaya menjalin kerjasama dengan Dinas Kehutanan Wilayah VI,” tegasnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.