PDI Perjuangan Posisikan Diri Sebagai Mitra Kritis Pemerintah Daerah

PDI Perjuangan merupakan partai pengusung dalam Pilkada Kabupaten Tasikmalaya. Tetapi,
dalam persoalan kepemerintahan, Fraksi PDI-Perjuangan DPRD Kabupaten Tasikmalaya,
memosisikan diri sebagai mitra kritis pemerintah daerah dalam menjalankan pembangunan.
“Kita kawal itu. Kemudian kita juga mengkritisi, hal-hal yang dianggap tidak baik. Semua itu
yang kita lakukan, dan sampai saat ini posisi tersebut sudah berjalan,” kata Demi Hamzah
Rahadian, ketua Fraksi PDI-Perjuangan DPRD Kabupaten Tasikmalaya.
Dia menyatakan, terkait kinerja anggota fraksi, pihaknya berusaha semaksimal mungkin
mendorong untuk berperan aktif dalam pengawasa, legislasi dan anggaran.
“Kita harus mengamankan setiap hal-hal yang dianggap baik yang sesuai dengan program-
program pemerintah pusat dan program-program partai. Disisi lain, kita harus mengawal hal-
hal yang tidak sesuai, kita menjadi mitra kritis pemerintah,” terangnya.
Keberadaan Fraksi PDI-Perjuangan, kata dia, sangat diperhitungkan, pendapat-pendapatnya
suka didengarkan, begitupun dengan saran-saran terkait pembangunan.  Tidak sedikit,
anggota fraksi yang sampai saat ini aktif menjadi panitia khusus dalam pembahasan perda.
“Kita sebagai fraksi juga punya dua alat kelengkapan, padahal kita bukan partai pemenang.
Tapi kita menjadi pimpinan di dua alat kelengkapan dewan, yaitu ketua komisi dan mejadi
ketua badan kehormatan. Nah, ini kan prestasi,” pungkasnya. ***

Be the first to comment

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.