Pandum Fraksi PAN terkait RAPBD Kabupaten Tasik Tahun Anggaran 2022

Juru bicara Fraksi PAN, Ratna Dewi membacakan pandangan umum fraksinya.

SET.DPRD—Fraksi-fraksi pada DPRD menyampaikan pandangan umum (Pandum) terkait RAPBD Kabupaten Tasikmalaya tahun anggaran (t.a.) 2022, Selasa (30/11/2021). Pada gilirannya, Fraksi PAN menyampaikan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi upaya Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, sekalipun Nota Keuangan APBD t.a. 2022 mengalami keterlambatana dari jadwal yang seharusnya.

Karena itu, Fraksi PAN tetap berharap agar ke depan penyusunan KUA-PPAS hingga RAPBD lebih tertib, terencana dan terkoordinasikan dengan baik anatarpihak, antarlembaga, khusunya pada jajaran Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya.

Pasalnya, menurut Fraksi PAN, ketermabatan akan sangat berpengaruh terhadap kulaitas kajian, analisa serta pembahasana-pembahasan di DPRD. Bahkan lebih jauh lagi akan sangat berpotensi terhadap rendahnya efektivitas waktu dan kualitas pelaksanaan program pelayanan dan pembangunan.

Fraksi PAN pun berharap Pemarintah Kabupaten Tasikmalaya konsisten dalam penyusunan APBD. Hal tersebut akan meciptakan ketertiban, keteraturan, kualitas perencanaan dan pembahasan; yang akan melahirkan kualitas pelaksaan seluruh agenda pelayanan dan pembangunan. Hal itulah yang akan menggambarkan visi pemerintahan akuntabel dan perofesional.

Selanjutnya Fraksi PAN menyoroti tema RAPBD t.a. 2021: “Akselarasi pemulihan ekonomi dan kesehatan masyarakat dengan didukung pembangunan infrastruktur dan peningktan iklim investasi daerah.” Dari tema tersebut yang tergambar dalam pandangan Fraksi PAN adalah lahirnya program-program percepatan perekonomian rakyat pascapandemi.

Misalnya saja program pelayanan kesehatan murah dan terjangkau, percepatan pembangunan infrastuktur daerah, dan lain sebagainya. Pasalnya, pandemi Copid-19 masih menyisakan persoalan kemiskinan, pengangguran, kesehatan dan roda perekonomian masyarakat.

Fraksi PAN kemudian mempertanyakan realisasi SOTK baru Pemerintah Kabupaten Taikmalaya. Pasalnya hal tersebut sangat berdampak pada kinerja dan layanan pembanguan. Maka, Fraksi PAN minta Bupati Tasikmalaya agar secepatnya menyelesaikan SOTK, demi kelancaran pelayanan dan pembangunan di Kabupaten Tasikmalaya.

Terkait siapa yang nanti akan mengisi jabatan-jabatan pada SOTK, Fraksi PAN berharap orang tersebut mampu membanguan sinergitas, komunikasi dan koordinasi yang baik dengan semua pihak; baik eksekutif mapun legislatif. Sehingga tidak rigid atau kaku dalam melaksanakan wewenang dan tangung jawabnya. Dengan fleksibilitas, pejabat akan berpengaruh pada efektivitas kinerja kelembagaan Permintah Kabupaten Tasikmalaya. (sumber : kabarparlemen.id)

Be the first to comment

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.