Negara Harus Hadir Tangani LGBT

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Tasikmalaya, Dr. KH. Edeng Zainal
Abidin, M.Pd mengaku kaget atas temuan KPAID terkait akun-akun media sosial yang
memuat aktivitas gay di Kabupaten Tasikmalaya, khususnya Singaparna.
“Saya benar-benar prihatin dengan kemunculan grup gay di jejaring sosial yang berada di
wilalayah Kabupaten Tasikmalaya. Sebelum ini benar-benar menggelembung dan terblow up,
perintah harus hadir menyikapi persoalan ini secara komprehensif atas gejala-gejala yang
mengarah terhadap penyebaran penyakit yang meresahkan masyarakat,” tutur KH. Edeng.
Apapun yang terjadi, tambah dia, negara harus hadir untuk melindungi warganya. “Informasi
keberadaan gay di Kabupaten Tasikmalaya harus disikapi bersama dan dipandang dari
berbagai sudut. Kita kaji apa motif di balik munculnya grup grup gay itu. Apakah memang
kehendak gay itu sendiri jika memang ada, atau ada pihak yang sengaja menciptakan
persoalan baru dengan sasaran mengotori kondusifitas masyrakat Kabupaten Tasikmalaya
saat ini. Apa sebabnya dan bagaimana ini bisa terjadi, maka butuh perhatian bersama,”
tuturnya.
Sebelum terekspose lebih luas, kata kiai yang juga Sekretaris MUI Kabupaten Tasikmalaya
ini, pemerintah yang memiliki power harus lebih cepat dan terdepan dalam mengantisipasi
berbagai kemungkinan yang bakal terjadi, menyusul fenomena baru di wilayah Kabupaten
Tasikmalaya.
Ketua Komisi 4 DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Ami Fahmi, mengatakan, pihaknya
mendampingi KPAID, MUI dan FKUB Kabupaten Tasikmalaya, untuk menyampaikan apa
yang menjadi temuan pihak KPAID kepada aparat penegak hukum Polres Tasikmalaya.
“Kita harapkan dapat segera menemukan cara dan bagaimana langkah langkah yang akan kita
lakukan ke depan, dalam rangka pencegahan virus ini lebih meluas di masyarakat. Kita pun
siap merumuskan aturan bersama pemerintah daerah, jika dibutuhkan, apabila keberadaan
gay ini nyata di masyarakat Kabupaten Tasikmalaya,” kata Ami.
Yang jelas tambah dia, menyikapi persoalan ini, semua elemen harus bergerak terutama
keluarga, untuk lebih waspada dan berperan aktif serta mendasar dalam rangka pencegahan
virus ini di lingkungan masyarakat. ***

Be the first to comment

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.