Komisi IV Soroti Kinerja Dinas Kesehatan

Komisi IV DPRD Kabupaten Tasikmalaya mempertanyakan kinerja Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya. Pasalnya, kinerja di tahun 2017 terasa kurang memuaskan. Tidak sedikit program dan pelayanan kesehatan yang memerlukan evaluasi dan koreksi.
“Salah satunya terkait tunggakan dari Jaminan Kesehatan Daerah yang masih sangat besar ke sejumlah rumah sakit daerah,” kata H. Ami Fahmi, ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tasikmalaya.
Menurutnya, beberapa kegiatan pembangunan ditahun 2017 menjadi sorotan.
Misalnya pembangunan Puskesmas Singaparna yang terlihat tidak memuasakan. Dari sisi konstruksi bangunan terlihat tidak pas, sirkulasi pencahayaan tidak sesuai.
“Selain itu, optimalisasi pelayanan kesehatan di sejumlah pusat layanan kesehatan, puskesmas dan rumah sakit, kurang memberi pelayanan baik terhadap pasien miskin yang tidak mampu. Padahal jaminan ini tidak hanya yang beresiko saja, tetapi juga semua warga tidak mampu harus dijamin pelayananya,” ungkapnya.
Tidak sedikit masyarakat yang melaporkan, terkait pelayanan kesehatan disejumlah Puskesmas yang kurang berihak pada masyarakat kecil. Terkesan dibeda-bedakan antara pasien umum dengan pasien pesera KIS dan Jamkesda. Termasuk biaya persalinan saat ini yang dijamin oleh Jampersal (jamiman persalinan) hanya menjamin ibu hamil yang beresiko. ***

Be the first to comment

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.