Komisi IV Soroti Banyaknya Kasus Libatkan Perempuan dan Anak

GUNA meminimalisir kasus yang melibatkan anak dan perempuan di Kabupaten
Tasikmalaya, komisi IV DPRD mengusulkan pembuatan peraturan daerah tentang
penyelenggaraan pendidikan dasar. Hal tersebut, terjadi karena kurangnya pembinaan moral
akibat dari gagalnya penddikan karakter dalam dunia pendidikan.
“Saya sangat prihatin dengan berbagai kasus yang ada di kabupaten. Kita jangan sampai
terpaku pada penanganannya, tapi harus dicari akar masalahnya,” kata H. Ami Fahmi, ketua
komisi IV DPRD Kabupaten Tasikmalaya.
Menurut dia, keberhasilan pendidikan tidak bisa diukur hanya dengan melalui kemampuan
dalam menguasai materi pelajaran saja, melainkan harus dibarengi dengan moral yang baik.
Rancangan peraduran daerah (Raperda) tentang penyelenggaraan pendidikan ini, untuk
menjawab persoalan tersebut. “Pendidikan ini harus mampu membentuk karakter siswa,
sehingga bisa bermanfaat bagi dirinya dan orang lain,” ujarnya.
Dalam raperda tersebut, akan memuat beberapa poin penting yang menjadi kewenangan
pemerintah daerah, hak dan kewajiban peserta didik dan masyarakat. ***

Be the first to comment

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.