Komisi IV Pertanyakan Pembangunan Taman Wisata Ciwulan

Komisi IV DPRD Kabupaten Tasikmalaya mempertanyakan soal pembangunan sarana wisata air Taman Wisata Ciwulan. Pasalnya, objek wisata tersebut tidak termasuk pada salah satu prioritas pembangunan dan peningkatan destinasi wisata pada tahun 2018.
“Belum tepat waktu dan tidak sesuai kesepakatan saat rapat kerja. Soalnya yang menjadi prioritas pembangunan sektor wisata, yaitu Galunggung dan Karangtawulan. Ini malah membuat objek wisata baru,” kata Ami Fahmi, ketua komisi IV DPRD Kabupaten Tasikmalaya.
Menurut dia, anggaran Rp 2,1 miliar tersebut dirasa belum rasional kalau hanya untuk pembangunan fisik seperti tembok penahan tebing (TPT), kantor dan aula. “Belum lihat Rancangan Anggaran Biaya (RAB) atas pembangunannya,” ujarnya
Padahal, lanjut dia, tempat wisata air panas Galaunggung memerlukan anggaran peningkatan sarana dan prasarana.
Misalnya, untuk pengembangan kolam dan lain-lain. “Anggaran sebesar digunakan untuk membuat wisata Coba kalau pengembangan Galunggung, nanti PAD-nya pada tahun 2019 bisa dirasakan pemerintah,” ungkapnya. untuk itu, pihaknya internal untuk pembangunan air tersebut. “Apakah akan ada lanjut untuk dinas terkait dalam rapat kerja,” pungkasnya. ***

Be the first to comment

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.