Komisi II Apresiasi Kinerja Diskoperindag

DINAS Koperasi Industri dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Tasikmalaya
mendapatkan apresiasi dari DPRD Kabupaten Tasikmalaya. Hal tersebut dikarenakan
kinerjanya yang mampu mengakomodir semua kepentingan. Misalnya berkaitan dengan
penggunaan anggaran tahun 2017 Rp 7,3 milyar yang terlihat efektif dan efesien.
Anggaran tersebut digunakan untuk penyelesaian pembebasan lahan pasar Singaparna,
revitalisasi pasar, pelatihan bagi pelaku industri, pembinaan bagi para pedagang, dan promosi
produk unggulan.
“Walaupun masih ada beberapa program yang belum terpenuhi dikarenakan anggarannya
belum sepadan dengan keinginan mayarakat. Bisa dikatakan masih terlalu kecil bila
dibandingkan dengan dinas-dinas yang lain,” kata Hidayat Muslim, anggota komisi II bidang
ekonomi, DPRD Kabupaten Tasikmalaya.
Semua itu, kata dia, terlihat dari hasil evaluasi dan monitoring yang dilakukan komisi II pada
Disperindag. Selain itu, bukti di lapangan menunjukkan sudah hampir sepenuhnya dapat
dilaksanakan dan terrealisasikan dengan baik.
“Padahal anggaran 2017 APBD dan DAK hanya satu poin sekitar Rp 7,3 miliar. Makanya ini
perlu adanya dukungan dari berbagai pihak apanila leading sekor dinas terkait melaksanakan
program,” ungkapnya.
Karenanya, kata dia, ketika ada satu lembaga yang memiliki kinerja bagus, pemerintah harus
memberikan apresiasi. Dia mencontohkan, walaupun dalam serba keterbatasan anggaran
Disperindag mampu bekerja secara maksimal. Sebagian keinginan masyarakat mampu
diakomodir.
“Ke depan Disperindag betul-betul diperhatikan. Soalnya bersentuhan langsung dengan
kepentingan masyarakat,” harapnya.
Adapun alokasi anggaran 2018 yang sudah direncanakan dan menjadi program bisa
secepatnya diselesaikan. Di antaranya, Pasar Kabupaten di Cilampung Hilir, relokasi Pasar
Manonjaya dan lain-lain.
“Bayangkan, dari 351 desa dan 39 kecamatan, ada beberapa pasar kabupaten seperti Pasar
Manonjaya, Taraju, Ciawi, Cikatomas dan Singaparna, Alhamdulillah semuanya dapat
diakomidir dengan baik walaupun dalam keterbatasan anggaran,” pungkasnya. ***

Be the first to comment

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.