Hari Pramuka ke-58; Saka Wana Bakti Perhutani Turut Memeriahkan

TASIKMALAYA—Hari Pramuka selalu diperingati setiap tanggal 14 Agustus. Tahun ini, bertepatan dengan Hari Pramuka yang ke-58, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya memperingatinya pada Rabu (14/8/2019), bertempat di lapangan Pendopo Kabupaten Tasikmalaya. Acara diikuti oleh sedikitnya 9 Satuan Karya (Saka) dan 36 Kwartir Ranting (Kwarran). Sebagai penyempurna, juga digelar pameran selama dua hari, Rabu-Kamis (13-14/8/2019).

BANYAK pihak pejabat yang menghadiri peringatan Hari Pramuta tersebut. Antara lain Bupati Tasikmalaya, H. Ade Sugianto, S.Ip yang juga menjabat sebagai Majelis Pembina Gugus Depan (Mabigus) beserta jajarannya; Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya, H. Ruhimat; Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tasikmalaya; perwakilan anggota Pramuka dari beberapa satuan se-Kabupaten Tasikmalaya.

Pada gelaran tersebut juga turut hadir dan memeriahkan antara lain Saka Wanabakti Perhutani Tasikmalaya. Benny Suko Triatmoko, Administratur KPH Tasikmalaya yang juga sebagai Majelis Pembimbing (Mabi) Saka Wanabakti Perhutani Tasikmalaya juga berkesempatan hadir. Saka Wanabakti Perhutani Tasikmalaya juga ikut membuka stand pada pameran dengan memajang produk-produk Perhutani seperti madu, minyak kayu putih dan lain sebagainya.

Banyak wejangan yang disampaikan pada acara memperingati Hari Pramuka ke-58. Antara lain seperti yang disampaikan oleh Bupati Ade Sugianto; Ketua DPRD, H. Ruhimat; dan Mabi Saka Wanabakti Perhutani, Benny Suko Triatmoko.

Bupati Ade memaparkan tentang kehebatan Gerakan Pramuka. Karena itu ia berharap supaya Gerakan Pramuka Kabupaten Tasikmalaya mampu berperan sebagai inisiator dan kreator dalam kegiatan-kegiatan  yang bersifat membangun semangat kebangsaan Indonesia, terutama di kalangan generasi millenial.

“Dalam Pramuka itu terdiri atas berbagai etnis, agama, ras, golongan, budaya, dan tradisi; tetapi semua bisa disatukan dalam moto bersama yang diikat dalam ‘Dasa Dharma’. Itulah hebatnya Pramuka. Karena itu, saya mengajak kepada seluruh anggota Pramuka, khususnya di Kabupten Tasikmalaya, untuk selalu memiliki wawasan yang kuat,” ujar Bupati Ade.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya, H. Ruhimat, pada kesempatan yang sama mengatakan bahwa Gerakan Pramuka merupakan bagian dari organisasi pendidikan nonformal yang harus menjadi jembatan bagi generasi millenial yang kuat dan cerdas.

“Artinya, kuat dalam membela tegaknya ideologi Pancasila, konsisten dan loyal tehadap Undang-Unadang Dasar 1945, membela keutuhan NKRI dengan perekatnya semangat Bineka Tunggal Ika. Kita patut bersyukur karena Gerakan Pramuka sudah menjadi ekstrakurikuler wajib di setiap sekolah. Pramuka merupakan unsur yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari,” tutur Ruhimat.

Di sisi lain, Benny mengajak seluruh anggota Pramuka untuk meningkatkan dedikasi dan kreativitas, dalam rangka mengabdikan diri untuk negeri.

“Pramuka memberikan kita cerminan bahwa hidup itu harus senantiasa mengedepankan rasa gotong royong. Itulah wujud dari rasa persatuan yang kuat. Untuk itu, mari kita tingkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara untuk Indonesia yang lebih maju,” terangnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.