DPRD Sarankan Pemerintah Permatang Perencaan Pengajuan Ranperda

Empat Ranperda usulan pemerintah kembali ditarik atas berbagai pertimbangan. Kesepakatan pun diambil melalui rapat paripurna.

SINGAPARNA—Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Cecep Nuryakin menyarankan supaya Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya melakukan perencanaan lebih maksimal dan matang saat hendak mengajukan Ranperda ke DPRD.

Hal tersebut dikemukakan sehubungan dengan langkah pemerintah mencabut kembali empat Ranperda. Sehingga perubahan program pembentukan peraturan daerah (Propemperda) pun mesti dilakukan, melalui rapat paripurna, Selasa (22/12/2020). Harapan Cecep, hal serupa tidak terulang kembali di tahun mendatang.

“Karena Bapemperda selama satu tahun ke belakang sudah menjalin komunikasi yang sangat intens dengan setiap SKPD, tahapan demi tahapan kita lalui, dan ternyata ujungnya tidak memungkinkan untuk dibahas kembali,” ujar Cecep.

Adapun empat Ranperda yang ditarik antara lain Ranperda tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, Ranperda tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Tasikmalaya, Ranperda tentang Perubahan atas Perda No. 2 tahun 2011 tentang Pajak, dan Ranperda tentang Izin Penyelenggaraan Reklame.

Seiring dengan perubahan itu pula, Cecep menginformasikan bahwa lembaga legislatif mengerjakan sebanyak tujuh Ranperda sebagai program prioritas. Beberapa sudah seselai, sebagian lagi dalam pembahasan dan besar kemungkinan akan disahkan. Antara lain:

  1. Ranperda tentang Pertanggung Jawaban APBD tahun anggaran 2019;
  2. Ranperda tentang Perubahan APBD Kabupaten Tasikmalaya tahun anggaran 2020;
  3. Ranperda tentang APBD Kabupaten Tasikmalaya tahun anggaran 2021;
  4. Ranperda tentang Rencana Pembangunan Industri Kabupaten Tasikmalaya;
  5. Ranperda tentang Perubahan Kedua atas Perda Kabupaten Tasikmalaya No. 7 tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah;
  6. Ranperda tentang Penyelenggaraan Keolahragaan;
  7. Ranperda tentang Penyelenggaraan Kepemudaan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.