Belanja Pegawai Masih Tinggi, Pemerintah Harus Bisa Maksimalkan Potensi

Belanja pegawai di Pemkab Tasikmalaya masih terbilang tinggi. Persentasenya di kisaran 70:30. Hanya 30 persen untuk kepentingan publik. Bukan tidak mau belanja pembangunan di tingkatkan, tapi persoalan ini menjadi kebutuhan pegawai yang jumlahnya banyak.
Begitu disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Ruhimat. “Ini sudah kami bahas secara efektif dan efisien. Jadi hasil ini itu sudah seefesien mungkin dilakukan. Sekarang sudah mulai ditekan. Ada kenaikan menjadi 30 persen,” ujarnya.
Kendati begitu, ia mengingatkan pemerintah untuk bisa menggali segala potensi, sehingga mendapat tambahan PAD. Contohnya yang
berkaitan dengan pertambangan, potensinya sangat luar biasa banyak.
Ia menyayangkan sampai sekarang belum ada pihak yang mampu memaksimalkan potensipotensi itu. Belum ada tambang minyak, emas,
mangan, sampai pasir besi. Semuanya ada di Kabupaten Tasik, tapi belum digarap.
“Intinya, belum ada investor yang masuk. Belum juga ada database tentang kajian itu, karena mungkin sangat mahal biayanya. Bagaimana upaya untuk mempertimbangkan bahwa pertambangan itu bisa sampai berapa tahun, belum bisa dihitung secara konkrit potensi pertambangan itu,” beber Ruhimat. ***

Be the first to comment

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.