Aset Kabupaten di Kota Tasik, DPRD Usul Gunakan Pihak Ketiga

Guna mengoptimalkan keberadaan aset pemerintah Kabupaten Tasikmalaya yang keberadaanya terbengkalai di wilayah adminitrasi Kota Tasikmalaya. Dewan
Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tasikmalaya mengusulkan untuk menggaet pihak ketiga. “Aset-aset yang terbengkalai harus dimanfaatkan. Namun itu tergantung dengan kebijakan pemerintah kota, soalnya keberadaanya ada di kota,” kata Dr. Basuki Rahmat, wakil ketua komisi 1.
Dia menceritakan, pihaknya pernah membicarakan hal tersebut dengan pemerintah Kota Tasikmalaya. Salah satunya eksterminal Cilembang. Pemerintah setempat membolehkan untuk membangun sesuatu yang bernilai ekonomis, asalkan jangan pasar modern. Soalnya berdekatan dengan pasar tradisional Cikurubuk.
“Kalau mau dibangun hotel mah silahkan. Gitu bilangnya. Kita terus berusaha untuk mengoptimalkan aset-aset tersebut. Kita ingin mempunyai aset di kota itu selain dari sisi sejarah terjaga tapi juga punya nilai ekonomis,” ucap Basuki, menirukan ungkapan Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman.
Aset di Kota Tasikmalaya, kata dia, arus secepatnya dioptimalkan, sehingga memiliki nilai ekonomi. Terlebih jumlahnya tidak sedikit, yaitu 41 titik. Kalau dibuat untuk bangunan perkantoran, tidak memungkinkan. “Jadi paling untuk mengoptimalkannya hanya dengan dikerjasamakan pihak ketiga. Dan yang disesalkan itu semuanya belum ada yang dikerjasamakan,” ujarnya. ***

Be the first to comment

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.