Apresiasi Bupati Ade Sugianto untuk DPRD Kabupaten Tasikmalaya Periode 2014-2019

SINGAPARNA—Bupati Tasikmalaya, H. Ade Sugianto, S.Ip, menghadiri acara pelantikan atau pengucapan sumpah 50 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tasikmalaya periode 2019-2024. Acara berlangsung Senin (2/9/2019), sejak pukul 10.25 WIB hingga Duhur.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Ade berkesempatan membacakan teks sambutan Gubernur Jawa Barat, M. Ridwan Kamil. Karena berbagai hal, Gubernur Jawa Barat tidak dapat menghadiri pelantikan.

“Saya sampaikan permohonan maaf Bapak Gubernur yang berhalangan hadir. Kebetulan hari ini juga bertepatan dengan acara pengucapan sumpah atau janji DPRD Provinsi Jawa Barat, di Bandung,” ujar Bupati Ade, sebelum membacakan sambutan gubernur.

Sementara itu, setelah selesai membacakan sambutan gubernur, secara pribadi juga pemerintah, Ade mengucapkan selamat kepada anggota dewan yang baru diresmikan. Sekaligus juga menghaturkan terima kasih bagi anggota dewan yang baru purna.

“Tempo hari ada usulan dari dewan yang lalu, supaya yang sudah tidak menjabat disebut ‘alumni’. Tetapi saya menolak, dengan alasan karena alumni tidak bisa kembali lagi. Misalnya, sebagai alumni SMA, saya tidak bisa kembali lagi sekolah di SMA tersebut. Sementara dewan, hari ini berhenti, kapan saja bisa kembali lagi,” Ade berkelakar.

Selain istilah “alumni”, lanjut Ade, ada juga yang mengusulkan istilah “mantan”. Karena katanya, kalau sama mantan, paling tidak sewaktu-waktu bisa rujuk kembali.

“Tapi, kata saya, dikhawatirkan juga malah terjadi perselingkuhan antara yang lama dengan yang baru. Makanya, menurut saya, istilahnya ‘purna’ saja,” lanjut Ade, disusul gelak tawa dan tepuk tangan hadirin.

Sebagai eksekutif yang lama bekerjasama dengan legislatif periode 2014-2019, Bupati Ade menunjukkan apresiasi yang sangat tinggi. Bahkan, tanpa ragu ia melabeli anggota dewan yang baru purna tersebut dengan “Anggota Dewan Terbaik”.

“Saya juga pernah menjadi keluarga dewan. Tetapi periode yang lalu itu memang yang terbaik. Betapa tidak, pemerintah ini sedang banyak sekali pekerjaan rumah. Salah satunya belanja tidak langsung lebih besar dari belanja langsungnya, dalam arti biaya pembangunannya lebih besar. Nah, di tangan dewan yang kemarin, pemerintah bisa menghemat sampai kurang lebih 12% anggaran belanja,” ujar Ade.

Ade merasa saimpian sapangharepan (satu impian satu pengharapan) dengan anggota dewan periode 2014-2019. Dengan demikian, ia berharap agar anggota dewan yang baru dilantik bisa mengikuti jejaknya, bahkan lebih baik lagi.

“Semoga dapat bekerjasama dengan kami, dapat bersama-sama membuat Kabupaten Tasikmalaya lebih baik ke depan serta dapat menyerap dan mewujudkan aspirasi masyarakat dengan optimal dan lebih baik,” pungkas Ade.

Be the first to comment

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.