Komisi I Apresiasi Lelang Jabatan Pemkab Tasik

Komisi I DPRD Kabupaten Tasikmalaya memanggil Badan Kepegawaian Daerah (BKD)
Kabupaten Tasikmalaya mempertanyakan soal pelaksanaan dan tahapan open bidding tiga
jabatan kepala dinas yang kosong.
Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Dr. H. Basuki Rahmat, MSi
mengatakan, rapat kerja bersama BKD Kabupaten Tasikmalaya ini mempertanyakan sejauh
mana dilakukannya open bidding tiga jabatan kepala dinas yang kosong, yaitu Dinas
Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikananan, dan Staf Ahli Bupati bidang
Pemerintahan dan Hukum.
“Hasil penyampaian dari BKD bahwa tahapan open biddingnya sudah mau ke penetapan
urutan ranking 1, 2 dan 3 pejabat yang melamar di masing-masing jabatan,” terang Basuki,
seusai mengikuti raker di ruang rapat Komisi I.
Menurut Basuki, Komisi I minta kepada tim pansel, termasuk BKD didalamnya, ketika
menetapkan urutan tiga ranking pejabat 1, 2 dan 3, nama-namanya diumumkan ke publik
agar lebih terbuka dengan nilai tes yang didapatkan dari awal sampai akhir.
Komisi I menilai tahapan-tahapan seleksi yang sudah dilaksanakan tim pansel memang sudah
sesuai aturan. Mengumumkan tiga jabatan yang kosong ke publik, kemudian seleksi
administrasi sampai ke tes kompetensi, dan wawancara serta tes kesehatan.
Tinggal bagaimana, tambah Uki, hasil akhirnya nanti ketika tiga nama disampaikan ke bupati
definitif hasil dari konsultasi dari KASN, maka diharapkan satu nama yang dipilih adalah
yang terbaik dan layak menempati jabatan yang isinya. “Yang terbaik bagi bupati sebagai
usernya,” tandasnya.
Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Usman Kusmana, MSi, menambahkan,
open bidding yang dilakukan tim pansel sudah lebih baik sesuai aturan dan terbuka. “Kita
apresiasi secara mekanisme tahapan kita terus pantau langsung,” kata Usman.
Tinggal sekarang, tim pansel menentukan tiga nama terbaik untuk diusulkan ke bupati untuk
dipilih satu. Artinya nama tersebut harus memiliki kapasitas integritas dan kapabilitas
memadai dalam menempati jabatannya.
“Kita butuh sosok pejabat yang memiliki kemampuan, keilmuan dan pengalaman, serta
keahlian memimpin sesuai yang dibutuhkan oleh pemerintah daerah dalam menjalankan
pemerintahan,” tambahnya.
Kepala BKD Kabupaten Tasikmalaya, Mohamad Zen, mengatakan, dalam pertemuan dengan
Komisi I, pihaknya menjelaskan soal tahapan open bidding. Setelah melalui tahapan

pendaftaran, seleksi administrasi, tes kompetensi, wawancara, presentasi makalah dan tes
kesehatan.
“Kita masih menunggu dari tim pansel, nama-namanya nanti disampaikan dulu ke KASN,
lalu kemudian diserahkan ke bupati untuk dipilih satu nama,” paparnya. ***

Be the first to comment

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.